Stasiun Koyaura × Akomodasi populer dengan matahari terbenamRekomendasi Hotel·penginapan gaya Jepang
Menghadap ke laut Seto yang tenang dengan cahaya yang mempesona, Grand Prince Hotel Hiroshima berdiri di samping Taman Moto-Ujina di Teluk Hiroshima. Bangunan berbentuk prisma segitiga setinggi 23 lantai ini menawarkan pemandangan indah Laut Pedalaman Seto dan gemerlapnya lampu kota di malam hari. Di restoran lantai atas, Anda dapat menikmati berbagai hidangan lezat, termasuk hasil laut khas daerah ini, sambil menikmati panorama luar biasa Laut Pedalaman Seto. Selain itu, tersedia Hiroshima Mata Air Panas "Seto no Yu" yang dilengkapi dengan pemandian terbuka dengan pemandangan laut, pemandian dalam ruangan, blower bath, dan sauna. Kami juga menyediakan "SPA THE BLUE PRINCE," tempat Anda dapat merasakan perawatan menggunakan kekayaan dari laut. Dari dermaga depan hotel, Anda dapat mencapai Miyajima hanya dalam 26 menit dengan kapal cepat. Lokasi ini sangat strategis sebagai pusat wisata Laut Pedalaman Seto. Nikmati momen relaksasi di resor urban Grand Prince Hotel Hiroshima yang membawa angin baru ke Laut Pedalaman Seto!
Dikelilingi oleh alam Seto Inland Sea, kami menghadirkan waktu yang penuh ketenangan dan kehangatan.Lobi dan lounge yang dipenuhi cahaya alami dilengkapi dengan pemandian kaki di teras. Kami sengaja tidak menyediakan televisi di kamar agar Anda dapat melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari dan menikmati waktu untuk menyegarkan pikiran.Mata air panas unggulan kami adalah radon berkonsentrasi tinggi yang langka di dalam negeri, disajikan langsung dari sumbernya. Nikmati mandi bergantian antara air panas dan dingin untuk meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan kelelahan, serta menyegarkan tubuh dan pikiran. Airnya yang bersifat alkali ringan juga memiliki efek mempercantik kulit, memungkinkan Anda menikmati "mata air kuno" kaya mineral yang berasal dari lapisan tanah purba dengan santai.Di lounge terdapat mini perpustakaan. Anda bebas menikmati koleksi buku pilihan serta pena kaca dengan tinta Sailor buatan Hiroshima-Kure. Saat senja tiba, nikmati pemandangan lembayung Seto melalui jendela besar, sementara malam hari diterangi oleh nyala lembut perapian bioetanol.Wallpaper di dalam gedung menggunakan kertas kain (shifu) dari perusahaan tekstil lokal serta karya seni washi Jepang oleh Eriko Horiki. Desain ini mencerminkan harmoni budaya setempat.Di "Hidamari Counter" dekat lobi, tersedia minuman gratis termasuk sampel alkohol untuk dicicipi. Pada malam hari juga disediakan makanan ringan spesial buatan chef kami.



















